Selamat Datang

Banyak orang mencari "aman" dan bukan "berdiri di atas" janji-janji Tuhan - artinya asal posisinya aman. Itu berarti mereka membiarkan saja walaupun terjadi ketidakadilan, tetapi sebagai pengikut Allah yang benar, apalagi sebagai hamba Tuhan, maka kita harus berani menyatakan kebenaran walaupun resiko yang akan ditanggung cukup besar, bahkan nyawa taruhannya. Jadilah berani dalam hal membela kebenaran. Bersikap, berbicara, berpikir, dan bertindak berani melakukan kebenaran adalah modal utama kita untuk memuliakan Bapa di surga.

Alkitab menyebut kita dengan rajawali, bukannya anak ayam, sebab rajawali adalah raja burung yang ditakuti di angkasa. Keperkasaannya menjadi legenda dan cerita yang tak henti-hentinya disampaikan manusia. Kalau kita masih bersikap pengecut, bagaimana mungkin kita disebut seperti rajawali? Tidak ada rajawali yang bertindak pengecut. Seyogyanya sebagai teruna muda di ladang Tuhan, kita berani menentang arus untuk membela kebenaran? Memang terlalu banyak orang yang lebih senang berlaku “mengamankan” posisinya dengan cara mengikuti arus, meskipun arus itu bertentangan dengan hati nuraninya. Harapannya ialah pembentukan selama studi menjadikan para alumni STT Ebenhaezer adalah pionir ditegakkannya kebenaran di dalam dunia yang penuh dengan ketidakadilan ini. Bagaimana pun, Kebenaran tidak akan menjadi Kebenaran bila tidak ditunjukkan.